Kamis, 18 April 2013

MC/Pembawa Acara


Contoh MC / Pembawa acara Pengajian Umum

(MC / Pembawa acara sebelumnya boleh naik pentas atau di depan/samping pentas  dengan posisi yang strategis yang sekiranya bisa dilihat oleh semua para undangan)

Asslamu’alaikum wr. Wb.
Alhamdulillahi robbil alamin, wassholatu wassalamu’ala asyrofil anbiya’I walmursalin sayyidina wamaulana Muhammadin wa’ala alihi washohbihi aj’ma’in Amma Ba’du.
(penghormatan )
Almukarromun alim ulama’ wabil khusus KH. Abdul Basith As'ad pengasuh Pondok pesantren Raudlatul Istiqomah suko Maron Probolinggo. 
Yang yang saya mulyakan KH. Hasan Saiful Islam pengasuh Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong ( nama Kiayi yang diundang ) 
Yang saya hormati tokoh masyarakat desa Suko (misalnya) beserta para undangan yang dirahmati Allah SWT.

Pertama
Puji syukur ke hadirat Allah Azzawajallah yang telah melimpahkan nikmat, taufiq serta hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul bersama di tempat yang insya Allah penuh dengan barokah ini dalam acara ……. (nama acara )semoga acara ini diridhoi Allah SWT. Amin 3 x ya Robbal alamin….!

Kedua kalinya sholawat dan salam kita curahkan kepada baginda agung Nabi Muhammad SAW. Yang telah memberi petunjuk dan suri tauladan terbaik kepada kita, sehingga kita dapat membedakan perkara haq dan yang batil.

Ketiga kalinya
Saya bacakan susunan acara yang akan berlangsung pada hari/malam ini :
Pertama                               : Pembukaan
Kedua                                   : Pembacaan ayat suci Al-qur’an
Ketiga                                   : Pembacaan Sholawan Nabi
Keempat                             : Sambutan-sambutan
Kelima                                  : Cramah Agama
Keenam                               : Penutup / Do’a

Hadirin beserta undangan yang berbahagia

Acara yang pertama yaitu pembukaan
Marilah acara ini kita buka bersama dengan pembacaan Al-fatihah semoga acara ini berjalan lancer sesuai dengan harapan, alfatihah (membaca suratul fatihah bersama-sama )
Rangkaian acara kedua Pembacaan ayat suci al-qur’an oleh Ustad ………, kepadanya disilahkan/dihaturkan.
(1. yang bersangkutan naik pentas dan membaca ayat al-qur’an, MC turun dari pentas)
(2. Setelah selesai Qori’ atau pembaca ayat al-qur’an selesai MC biasanya tidak naik pentas pentas untuk melanjutkan acara, cukup di samping atau di depan pentas saja ambil tempat duduk dan melanjutkan acara sebagai berikut: )

Terima kasih semoga pembaca dan pendengar mendapat pahala dari Allah SWT. Amin 3x ya Robbal alamin.
Acara ketiga : Pembacaan sholawat nabi oleh ………  dan kawan-kawan  kepadanya disilahkan.
(setelah selesai lanjutkan acara sebagai berikut)
Terima kasih semoga kita mendapat syafaat Rosulullah SAW. Amin….

Acara Keempat : Sambutan-sambutan.
- sambuatan yang pertama oleh kepala desa ………. ,   kepada yang terhormat Bapak …… disilahkan..
(setelah sambutannya selesai lanjutkan)
- Sambutan yang kedua oleh Bupati Probolinggo (misalnya )
Kepada yang terhormat Bapak Hasan Aminuddin, M.Si di silahkan

Acara Kelima : Cramah Agama
Cramah agama yang pertama akan disampaikan oleh yang mulya/yang terhormat KH./ustad …… pengasuh pondok pesantren/kepala madrasah ……… kepadanya/kepada beliau disilahkan/dihaturkan.

Cramah agama kedua akan disampaikan oleh yang mulya/yang terhormat KH./ustad …… pengasuh pondok pesantren/kepala madrasah ……… kepadanya/kepada beliau disilahkan/dihaturkan.


Acara keenam : Penutup atau  do’a oleh yang mulya/ yang terhormat KH. …….....   .
Dan dari saya selaku pembawa acara mulai awal sampai akhir bilamana terdapat kesalahan mohon maaf yang tak terhingga, wabillahi taufiq walhidayah wassalamu’alaikum wr. Wb.
Kepada KH/ustad….. disilahkan….

(tugas MC /pembawa acara SELESAI)

Pembawa acara dan ceramah LENGKAP!!!


Susunan Pembawa Acara
1. Pembukaan
a. Salam
b. Mukadimah
c. Sambutan (ucapan terimakasih)
2. Isi
3. Penutup

Contoh:
Bismillahirahmanirahim

Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokaatuh
Alhamdulillahilladzi hadzana lihadza wamakunna linahtadiya lawla anhadanallah, wasshalatuwassalamu 'ala habiibillah muhammadibni abdillah wa'alaa aalihi washabihi wamawwala, amma ba'du.
Yang terhormat Bapak Kepala SMAN 1 Giri, yang terhormat Ibu Nanik Iskanti sebagai pembimbing kegiatan rutin ini dan rekanku sekalian yang saya sayangi.
Pada pagi yang cerah ini, hari Jumat tanggal 1 Juni 2012 kita dapat berkumpul di Aula SMAN 1 Giri dalam rangka kegiatan pengajian rutin dalam keadaan sehat walafiat. Amin amin ya Rabbal alamin..

Saya sebagai penata acara pada pengajian hari ini akan menyampaikan susunan acara sebagai berikut:
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat-ayat suci AlQuran
3. Acara inti
4. Penutup dan doa
Mari kita buka dengan bacaan basmalah bersama-sama
bismillahirahmanirahim
Menginjak acara selanjutnya yaitu pembacaan ayat-ayat suci AlQuran yang akan disampaikan oleh....
Selanjutnya kita menginjak acara ke-3 yaitu acara inti, acara inti akan diisi dengan pengajian/tausiah yang akan disampaikan oleh saudari Dianing Permatasari, kepada saudari Dianing dipersilahkan.
Demikian acara inti yang telah ia sampaikan, semoga apa yang disampaikan barusan memberi manfaat dan hidayah bagi kita semua.
Akhirulkalam wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
^^v

Susunan Ceramah Agama
A.Pembukaan 
1. Salam
2. Mukadimah
3. Sambutan
B. Isi
1. Pengajian inti
C.Penutup
1. Doa
2. Salam Penutup

Contoh:
Judul : Sosok Pribadi Muslim 
 Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillahirobbil 'alamin Asholatuwassalamu'ala asrofil anbiyai wal mursalin, sayyida wa maulana muhammadin,wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in
Langsung saja tausiah ini akan saya sampaikan, yaitu tentang SOSOK PRIBADI MUSLIM.


Jamaah yang dirahmati oleh Allah
Sumber daya manusia / muslim yang paling berkualitas adalah pribadi Rasulullah saw, dimana pada pribadi beliau terdapat sifat-sifat unggul seperti siddiq, amanah, tabligh, fathanah. Ternyata dari keempat sifat tersebut tiga diantaranya berhubungan dengan keunggulan moral dan satu keunggulan fisik yaitu kecerdasan. Kenyataannya sekarang ini justru terbalik, banyak diantara kita orang-orang pintar dari sarjana S1 sampai professor, namun keunggulan moralnya / akhlak dan budi pekertinya nol besar.

Akibat kurangnya nilai moral inilah yang membuat Negara kita hingga saat ini terombang-ambing / digoyang oleh Negara-negara yang berkepentingan disbanding dulu orang Indonesia bisa dihitung dengan jari sarjananya ada beberapa dokter, insyinyur dan master tapi dapat menggoyang dunia dengan keunggulang moralnya sehingga mampu berdiplomasi dengan bangsa-bangsa dunia.

Hanya Rasulullah saw yang diutus untuk seluruh umat di bumi ini dan hanya mukjizatnya (AlQur’an) yang dilestarikan oleh Allah swt. Sehingga umatnya hingga akhir zaman nanti bisa menikmatinya.
   QS. Al Fat-h 48:29. “Muhammad saw adalah utusan Allah swt dan orang-orang yang bersamanya adalah keras terhadap orang-orang kafir tetapi berkasih sayang sesame mereka, mereka ruku’ sujud untuk mencari karunia dan ridha Allah swt maka nampaklah tanda-tanda bekas dari sujudnya.."


Muslimin wal muslimah, dari ayat diatas dapat dijelaskan ciri-ciri pribadi muslim yang sebenarnya, yang pertama adalah
  1.     Keras pada orang kafir
Seorang muslim kuat memegang prinsip kebenaran meski ada ancaman maupun terror, mereka tidak mudah digoyah maupun diguncang. Rasulullah saw sendiri telah mencontohkan bagaimana beliau kukuh memegang kebenaran Islam ditengah ancaman kaum Quraisy yang memusuhi beliau. (hidup mulia atau mati syahid). Rasulullah saw pernah dilempari kotoran onta saat shalat tetapi beliau tetap berda’wah. Shabat beliau seperti Amr bin Yasir dimana kedua orang tuanya dianiaya dan ditindih batu besar di padang pasir yang terik menyengat, namun kedua sahabat inipun tetap berpegang teguh pada keimanannya. Allahu Akbar

Rasulullah saw dan para sahabatnya pernah dikucilkan dan diembargo bahkan diusir dari Makkah, beliau pernah juga ditawari / diiming-imingi dengan harta, tahta, dan wanita bahkan terakhir beliau diancam dibunuh namun semangat beliau untuk tetap berdakwah tidak luntur dan hilang tetapi justru semakin menggelora dan bersemangat untuk menda’wahkan Islam.
Lalu mengapa umatnya sekarang ini lemah seperti disabdakan Rasulullah saw bahwa umatnya akan terjangkit penyakit AL-HAWNyaitu cinta dunia dan takut mati. 

   2.   Kasih sayang sesama muslim
Sekarang ini banyak organisasi yang berlebel islam, demikian juga parpol yang berasaskan Islam (inilah salah satu rencana dan strategi musuh Islam untuk memecah belah), sudah hokum alam bahwasannya tiap-tiap organisasi akan lebih mendahulukan kelompoknya.

Bagaimana agar kita bisa Ruhama (berkasih sayang), pertama: sikapi orang lain/ saudara kita sebagaimana kita menyikapi diri kita sendiri seperti apabila kita sedang sakit akan senang bila kita dijenguk maka jenguklah saudara kita yang sedang sakit atau sedang dalam kesusahan; bila kita bertamu akan senang bila dijamu maka jamulah tamu-tamu kita; kita akan senag bila undangan kita dipenuhi oleh orang yang diundang maka penuhilah/ hadirilah undangan dari saudara kita; bila ingin ditelpon oleh saudara kita telponlah dahulu saudara-saudara kita; sebagaimustami’ / pendengar lebih senang ceramah yang tidak bertele-tele maka persingkat waktu ceramah/khotbah kita.

Kedua: sikapilah saudar kita dengan positif. Bila dasar kita cinta dan kasih sayang maka yang Nampak dari saudara kita tentu yang baik-baik saja (akan selalu indah) tapi bila dengan rasa benci dan prasangka buruk (negatif) maka akan terlihat selalu cacat dan penuh kesalahan. Mereka yang berpandangan negative akan selalu tidak bahagia bila saudaranya mendapatkan suatu kebahagian hingga akhirnya timbul fitnah dan kedengkian yang berakibatkan ingin menghancurkan kebahagiaan yang diperoleh saudara kita (naudzubillah..).
Ketiga: jauhi sifat dengki
QS. Al Falaq 113:5, وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “jauhi sifat dengki dan pendengki”- justru kita sendiri malah menempuh sifat-sifat dengki itu, misal: ada saudara kita yang membeli HP baru maka kita akan berkomentar ah… paling duitnya dapat hutang.

Dalam beberapa hari rasulullah saw saat memasuki masjid sambil berkomentar “sebentar lagi akan masuk ahli surga…” dan ternyata beliau merupakan sahabat Rasulullah saw yang didalam hatinya tidak pernah terbesit kepalsuan, kebohongan, dan tidak pernah dengki kepada saudaranya yang memperoleh karunia serta nikmat dari Allah swt.

Jamaah yang dirahmati Allah
Justru sekarang ini kita banyak berbohong seperti mau menerima jabatan/ tanggung jawab padahal kita tidak mempunyai kemampuan (ilmu, waktu, dll) seperti sabda Rasulullah saw,”kalau suatu jabatan kedudukan tidek dikelola oleh ahlinya tunggulah kehancurannya” (hadist)

Sifat dengki, ibarat kayu bakar yang dilalap api, dengan perlahan tapi pasti api tersebut akan merusak kayu tersebut. Maka sebaiknya kita member selamat dan mendo’akan kepada saudara kita yang menerima karunia dariNya
Keempat: menjadi seorang pemaaf
Meminta maaf itu mudah, yang istimewa adalah memberi maaf karena Allah swt sangat pemaaf dan maha pengampun dan manusia tempatnya salah dan keliru.

3.   Suka shalat (ruku’ dan sujud)
Wajah merupakan cermin hati, akibat dari shalat yang khusyu’ dan ikhlas membuat tanda pada wajah kita sebagai orang yang beriman.
Wallahu a’lam bi shawab.

Demikian tausiah dari saya, kebenaran adalah murni dari Allah, dan kesalahan itu murni dari saya.
Akhirulkalam wabillahi taufik wal hidayah
wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Pembawa acara dan ceramah LENGKAP!!!


Susunan Pembawa Acara
1. Pembukaan
a. Salam
b. Mukadimah
c. Sambutan (ucapan terimakasih)
2. Isi
3. Penutup

Contoh:
Bismillahirahmanirahim

Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokaatuh
Alhamdulillahilladzi hadzana lihadza wamakunna linahtadiya lawla anhadanallah, wasshalatuwassalamu 'ala habiibillah muhammadibni abdillah wa'alaa aalihi washabihi wamawwala, amma ba'du.
Yang terhormat Bapak Kepala SMAN 1 Giri, yang terhormat Ibu Nanik Iskanti sebagai pembimbing kegiatan rutin ini dan rekanku sekalian yang saya sayangi.
Pada pagi yang cerah ini, hari Jumat tanggal 1 Juni 2012 kita dapat berkumpul di Aula SMAN 1 Giri dalam rangka kegiatan pengajian rutin dalam keadaan sehat walafiat. Amin amin ya Rabbal alamin..

Saya sebagai penata acara pada pengajian hari ini akan menyampaikan susunan acara sebagai berikut:
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat-ayat suci AlQuran
3. Acara inti
4. Penutup dan doa
Mari kita buka dengan bacaan basmalah bersama-sama
bismillahirahmanirahim
Menginjak acara selanjutnya yaitu pembacaan ayat-ayat suci AlQuran yang akan disampaikan oleh....
Selanjutnya kita menginjak acara ke-3 yaitu acara inti, acara inti akan diisi dengan pengajian/tausiah yang akan disampaikan oleh saudari Dianing Permatasari, kepada saudari Dianing dipersilahkan.
Demikian acara inti yang telah ia sampaikan, semoga apa yang disampaikan barusan memberi manfaat dan hidayah bagi kita semua.
Akhirulkalam wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
^^v

Susunan Ceramah Agama
A.Pembukaan 
1. Salam
2. Mukadimah
3. Sambutan
B. Isi
1. Pengajian inti
C.Penutup
1. Doa
2. Salam Penutup

Contoh:
Judul : Sosok Pribadi Muslim 
 Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillahirobbil 'alamin Asholatuwassalamu'ala asrofil anbiyai wal mursalin, sayyida wa maulana muhammadin,wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in
Langsung saja tausiah ini akan saya sampaikan, yaitu tentang SOSOK PRIBADI MUSLIM.


Jamaah yang dirahmati oleh Allah
Sumber daya manusia / muslim yang paling berkualitas adalah pribadi Rasulullah saw, dimana pada pribadi beliau terdapat sifat-sifat unggul seperti siddiq, amanah, tabligh, fathanah. Ternyata dari keempat sifat tersebut tiga diantaranya berhubungan dengan keunggulan moral dan satu keunggulan fisik yaitu kecerdasan. Kenyataannya sekarang ini justru terbalik, banyak diantara kita orang-orang pintar dari sarjana S1 sampai professor, namun keunggulan moralnya / akhlak dan budi pekertinya nol besar.

Akibat kurangnya nilai moral inilah yang membuat Negara kita hingga saat ini terombang-ambing / digoyang oleh Negara-negara yang berkepentingan disbanding dulu orang Indonesia bisa dihitung dengan jari sarjananya ada beberapa dokter, insyinyur dan master tapi dapat menggoyang dunia dengan keunggulang moralnya sehingga mampu berdiplomasi dengan bangsa-bangsa dunia.

Hanya Rasulullah saw yang diutus untuk seluruh umat di bumi ini dan hanya mukjizatnya (AlQur’an) yang dilestarikan oleh Allah swt. Sehingga umatnya hingga akhir zaman nanti bisa menikmatinya.
   QS. Al Fat-h 48:29. “Muhammad saw adalah utusan Allah swt dan orang-orang yang bersamanya adalah keras terhadap orang-orang kafir tetapi berkasih sayang sesame mereka, mereka ruku’ sujud untuk mencari karunia dan ridha Allah swt maka nampaklah tanda-tanda bekas dari sujudnya.."


Muslimin wal muslimah, dari ayat diatas dapat dijelaskan ciri-ciri pribadi muslim yang sebenarnya, yang pertama adalah
  1.     Keras pada orang kafir
Seorang muslim kuat memegang prinsip kebenaran meski ada ancaman maupun terror, mereka tidak mudah digoyah maupun diguncang. Rasulullah saw sendiri telah mencontohkan bagaimana beliau kukuh memegang kebenaran Islam ditengah ancaman kaum Quraisy yang memusuhi beliau. (hidup mulia atau mati syahid). Rasulullah saw pernah dilempari kotoran onta saat shalat tetapi beliau tetap berda’wah. Shabat beliau seperti Amr bin Yasir dimana kedua orang tuanya dianiaya dan ditindih batu besar di padang pasir yang terik menyengat, namun kedua sahabat inipun tetap berpegang teguh pada keimanannya. Allahu Akbar

Rasulullah saw dan para sahabatnya pernah dikucilkan dan diembargo bahkan diusir dari Makkah, beliau pernah juga ditawari / diiming-imingi dengan harta, tahta, dan wanita bahkan terakhir beliau diancam dibunuh namun semangat beliau untuk tetap berdakwah tidak luntur dan hilang tetapi justru semakin menggelora dan bersemangat untuk menda’wahkan Islam.
Lalu mengapa umatnya sekarang ini lemah seperti disabdakan Rasulullah saw bahwa umatnya akan terjangkit penyakit AL-HAWNyaitu cinta dunia dan takut mati. 

   2.   Kasih sayang sesama muslim
Sekarang ini banyak organisasi yang berlebel islam, demikian juga parpol yang berasaskan Islam (inilah salah satu rencana dan strategi musuh Islam untuk memecah belah), sudah hokum alam bahwasannya tiap-tiap organisasi akan lebih mendahulukan kelompoknya.

Bagaimana agar kita bisa Ruhama (berkasih sayang), pertama: sikapi orang lain/ saudara kita sebagaimana kita menyikapi diri kita sendiri seperti apabila kita sedang sakit akan senang bila kita dijenguk maka jenguklah saudara kita yang sedang sakit atau sedang dalam kesusahan; bila kita bertamu akan senang bila dijamu maka jamulah tamu-tamu kita; kita akan senag bila undangan kita dipenuhi oleh orang yang diundang maka penuhilah/ hadirilah undangan dari saudara kita; bila ingin ditelpon oleh saudara kita telponlah dahulu saudara-saudara kita; sebagaimustami’ / pendengar lebih senang ceramah yang tidak bertele-tele maka persingkat waktu ceramah/khotbah kita.

Kedua: sikapilah saudar kita dengan positif. Bila dasar kita cinta dan kasih sayang maka yang Nampak dari saudara kita tentu yang baik-baik saja (akan selalu indah) tapi bila dengan rasa benci dan prasangka buruk (negatif) maka akan terlihat selalu cacat dan penuh kesalahan. Mereka yang berpandangan negative akan selalu tidak bahagia bila saudaranya mendapatkan suatu kebahagian hingga akhirnya timbul fitnah dan kedengkian yang berakibatkan ingin menghancurkan kebahagiaan yang diperoleh saudara kita (naudzubillah..).
Ketiga: jauhi sifat dengki
QS. Al Falaq 113:5, وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “jauhi sifat dengki dan pendengki”- justru kita sendiri malah menempuh sifat-sifat dengki itu, misal: ada saudara kita yang membeli HP baru maka kita akan berkomentar ah… paling duitnya dapat hutang.

Dalam beberapa hari rasulullah saw saat memasuki masjid sambil berkomentar “sebentar lagi akan masuk ahli surga…” dan ternyata beliau merupakan sahabat Rasulullah saw yang didalam hatinya tidak pernah terbesit kepalsuan, kebohongan, dan tidak pernah dengki kepada saudaranya yang memperoleh karunia serta nikmat dari Allah swt.

Jamaah yang dirahmati Allah
Justru sekarang ini kita banyak berbohong seperti mau menerima jabatan/ tanggung jawab padahal kita tidak mempunyai kemampuan (ilmu, waktu, dll) seperti sabda Rasulullah saw,”kalau suatu jabatan kedudukan tidek dikelola oleh ahlinya tunggulah kehancurannya” (hadist)

Sifat dengki, ibarat kayu bakar yang dilalap api, dengan perlahan tapi pasti api tersebut akan merusak kayu tersebut. Maka sebaiknya kita member selamat dan mendo’akan kepada saudara kita yang menerima karunia dariNya
Keempat: menjadi seorang pemaaf
Meminta maaf itu mudah, yang istimewa adalah memberi maaf karena Allah swt sangat pemaaf dan maha pengampun dan manusia tempatnya salah dan keliru.

3.   Suka shalat (ruku’ dan sujud)
Wajah merupakan cermin hati, akibat dari shalat yang khusyu’ dan ikhlas membuat tanda pada wajah kita sebagai orang yang beriman.
Wallahu a’lam bi shawab.

Demikian tausiah dari saya, kebenaran adalah murni dari Allah, dan kesalahan itu murni dari saya.
Akhirulkalam wabillahi taufik wal hidayah
wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Contoh Pidato MC Pada Pengajian Rutin (Ibu-Ibu)

Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarakatuh

Yang terhormat Ust. Labib MZ, Kepada Ibu-ibu yang bebahagia. Alhamdulillah kita panjatkan kepada Alloh Swt, Karena pada malam hari ini kita bisa berkumpul sebagaimaana biasa,Yaitu mengadakan penggajian rutin di Mushala Attaqwa ini. Mudah-mudahan pertemuan kita pada malam ini membawa kebaikan yang banyak sekali bagi kebaikan kita di akhiratkelak.
Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad saw, Krena beliaulah sebagi uswatun Hassanah yang patut kita jadikan suri tauladan dalam kehidupan ini.
Untuk menyingkat waktu langsung saja umi bacakan susunana acara yang akan berlangsung :

1.Pembukaan(yang sudah kami buka)
2.Sambutan takmir setempat
3.Pengajian rutin
4.Penutup doa

Mari kita awali ini dengan bacaan basmallah "Bismillahir rahmanirrahim",Menginjak acara kedua yaitu samutan dari Takmir mushola Attaqwa, Kepada bapa Moh khalil kami persilahkan !

Terima kasih kami sampaikan kepada bapak Moh. Kahlil yang telah memberikan sambutan dan mengajak kepada jama'ah mushola agar berpartisipasimengikuti pengajian tersebut.
Menginjak acara selanjutnya, yaitu pengajian rutin,dalam hal ini akan di sampaikan oleh Ust. Labib Mz, Kepada beliau kami persilahkan

Dengan begitu jelasnya pengajian disampaikan kepada kita semua, tentang bahaya lidah, mudah-mudahan kita bisa memahami, sehingga menggunakan lidah kita terhadap sesuatu yang bermanfaat. Kepada Ust. Labib Mz kami haturkan beribu terimakasih.

Acara selanjutnya, yaitu penutup do'a,oleh karena itu para jamaa'ah semua agar berkenan memanjatkan doa kepada Alloh Swt, Mudaha-mudahan acara pengajian rutin ini membawa kebaikan,ddi ridhoi Alloh Swt, dan bisa berlangsung sebagaimana yang kta harapkan. Bagi saya sebgai pembawa acara kurang lebihnya mohon maaf.

Teks Contoh MC, Pembawa Acara Pengajian


Assalamu’alaikum wr. wb.

الحمد لله رب العالمين- وبه نستعين على امورالدنياوالدين – والصلاةوالسلام على سيدناومولنامحمد- وعلى اله وصحبه اجمعين- ولاحول ولاقوةالابالله العلى العظيم- امابعد

Yang terhormat para alim, ulama’, sesepuh-pinisepuh. Wabil khusus Bapak Ky. …….. yang kami nanti-nantikan segala fatwah dan mauidhoh hasanahnya.
Yang terhormat jajaran perangkat desa, Desa Pesantren yang kami patuhi segala peraturannya.
Tamu undangan, hadzirin walhadzirat yang kami hormati.
Muslimin walmuslimat rohimakumullah yang saya mulyakan.
Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita. Sehingga kita dapat melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid ini dengan tiada suatu halangan apapun. Semoga perkumpulan kita malam hari ini membawa manfaat di dunia dan di akhirat.
Keduanya shalawat dan salam mudah-mudahan tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang mana Beliau adalah Nabi yang membawa syafaat Allah dan mudah-mudahan kita selaku umatnya mendapatkan syafaatnya, dengan ucapan Amin Allahumma Amin.
Sebagai pemandu acara tidak lain saya akan membacakan susunan acara pada Pengajian malam hari ini:
Acara yang pertama             : Pembukaan
Acara yang kedua                : Pembacaan Ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi
Acara yang ketiga                : Tahlil
Acara yang keempat            : Sambutan-sambutan
Acara yang kelima               : Mauidzoh Hasanah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Acara yang keenam             : Penutup
Untuk membuka acara, marilah kita baca bersama-sama Surat Ummul Kitab. Al-Faatihah! ….
Trimakasih.
Acara yang kedua yaitu Pembacaan Ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi yang akan dilantunkan oleh Sdr/Bpk ….
Kepadanya dipersilahkan.
Trimakasih.
Acara yang ketiga adalah Tahlil yang akan dipimpin oleh Bapak/Sdr. ….
Kepada Bapak/Sdr. …. dipersilahkan.
Trimakasih.
Untuk acara yang keempat yaitu sambutan-sambutan.
1. Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kepada Bpk. ….. dipersilahkan.
Trimakasih atas sambutannya.
2. Sambutan yang kedua akan disampaikan oleh Atas nama sesepuh Dukuh Pesadean, Kepada Bpk. ….. kami persilahkan.
Trimakasih.
3. Sambutan ketiga akan disampaikan oleh Bapak Kepala Desa Pesantren, Kepada yang terhormat Bpk ….. kami persilahkan.
Trimakasih atas sambutannya.
Hadzirin walhadzirat kini tibalah pada acara yang kita nanti-nantikan, mauidzoh hasanah/uraian inti Peringatan Maulid Nabi kita Muhammad SAW yang akan disampaikan oleh Bpk Kyai …..
Kepada Beliau kami persilahkan.
Kami ucapkan terima kasih pada Bpk Kyai ….. yang sudah berkenan memberikan mauidzoh hasanah/uraian inti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dipenghujung acara yaitu Penutup/Do’a akan dipimpin oleh Bapak. …. Kepadanya kami persilahkan.
Trimakasih.
Kami selaku penata acara mohon maaf apabila ada kata yang salah atau kurang berkenan dihati Bapak/Ibu, sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Cukup sekian.
Wassalamu’alaikum wr. wb.